Selasa, 26 April 2011

Pilihan takdir

        Kata takdir berasal dari kata qadar nyaeta "kadar", "ukuran", dan "batasan" ( Quraish shihab ). Ketika matahari terbit dari timur, bulan berputar pada porosnya, sebagian burung terbang dan sebagian lagi tidak dapat terbang. Ini adalah kadar yang sudah ditetapkan oleh NYa. Manusia berada dalam lingkungan takdir, semua yang dilakaukan tidak terlepas dari hukum - hukum kadar ukurannya. Tetapi kita harus ingat manusia diberi banyak pilihan mengenai takdirnya, apakah mau memilih yang ini atau yang lainnya. Saya ingat cerita tentang seorang pelancong yang akan berkunjung kesuatu daerah, dia membatalkan kunjungan ke dareah itu karena adanya bahaya wabah penyakit. " apakah dia menghindar dari takdir Tuhan"? karena wabah penyakit adalah ketentuan atau takdir Tuhan." tidak demikian dia menghindar dari takdir satu ke takdir yang lainnya agar bisa terbebas dari wabah penyakit dan ini pun takdir Tuhan. 
        Berarti dalam hidup ini kita diberi pilihan oleh Tuhan apakah memilih takdir yang baik atau takdir yang buruk. " Jadi jangan saat kita tertimpa malapetaka kita menyebut " ini takdir Tuhan" namun pada saat mendapatkan kegembiraanpun seharusnya kita mengucapkan "ini takdir Tuhan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar